Jumat, 31 Agustus 2018

Apa Rasanya Kerja Freelance di Co-working Space selama sebulan?

Heilo! Kali ini mau bahas dan semacam review sekaligus curhat dikit soal perubahan kegiatanku akhir-akhir ini.

coworking space di solo


Yap, setelah lebaran kemarin aku memutuskan untuk RESIGN (lagi) dan memulai kehidupan freelance yang "katanya enak" ini. Seriously, ketika ditanya "sekarang kerja di mana?" dan kujawab "Freelance", rata-rata orang berkomentar, "wah enak ya Freelance, bebas banget,".

Padahal, the truth is : FREELANCE DOESN'T MEAN IT'S FREE. Sebelum memutuskan freelance, aku perlu persiapan yang lumayan matang baik segi finansial maupun mental. Finansial karena aku akan nggak punya pendapatan tetap lagi; mental karena aku merasa benar-benar lepas ke rimba tanpa kepastian. Satu hal yang kutahu : AKU PERLU DISIPLIN TINGKAT DEWA! Masalahnya ketika kita freelance, sebenarnya we are our own boss. Jadi, siapa yang atur waktu kita bekerja? Ya kita sendiri!

Makanya, hal pertama yang aku cari ketika memutuskan kerja freelance (selain klien) adalah TEMPAT KERJA.

KENAPA NGGAK DI RUMAH AJA?
Alasan utama karena KASUR.
kasur empuk
Mau dibikin asik gini, ujung-ujungnya dibuat tidur guys. Enggak kerja.
Source : Unsplash
cute sleeping cat
Si Puss pun setuju kalau kasur itu enaknya buat tidur bukan buat kerja.
Source : Unsplash
Aku udah berkali-kali nyoba kerja di rumah pas weekend dan gagal atau kalah sama kasur dan bantal supergedeku. Rasanya nggak bisa produktif ngeliat kasur di sebelah karena bawaannya pengen bobok aja hehe. Kalau ngerjain di luar kamar, kalah sama ponakan Super Hyperaktif dan pasti gatel pengen ngusel-ngusel pipi gendutnya atau nggodain dia.

cute baby
Ampun deh ante ndak isa kerjaaaaa kamu terlalu eman kalo nggak diuwel-uwel

Selain itu, di rumahku nggak ada koneksi internet yang memadai. Udah berkali-kali manggil tukang indihome & speedy datang katanya belum ada tiang internetnya. Duh. Malah curhat. 

KALAU GITU NGERJAIN DI CAFE DONG..
Pernah juga, dan nggak nyaman. Soalnya kadang kalau di cafe, kudu pesen makan dan minum padahal aku pake tempatnya lama bingit. Bisa dari siang sampe malem. Kalau mesen makanan atau minuman terus, kok boros ya. Tapi kalau mesen sedikit aja, nggak enak dong sama barista/waiter nya.

SEWA KANTOR / RUKO.
WKWK. Opsi yang nggak mungkin direalisasikan dalam waktu dekat karena yaelah gak punya modal-lah saya kalau bayar kantor minimal 30jutaan per bulan. Klien aja masih cari-cari ini hahaha. Semoga yaa, bisa punya kantor sendiri kalau sudah stabil. (Aaaamiiinnn). 

So jalan paling gampang : cari Co-working Space yang itu masih jarang banget di Solo. :/ 

Di Solo masih jarang ya Coworking Space? IYA! Bahkan pada nggak ngerti apa itu Co-working Space. Sediii. Tapi sebenarnya, ada tiga Co-working space yang tersedia di Solo dan tiap Co-working Space punya kelebihan masing-masing. Yaitu DiLO Solo, Rumah Kreatif BUMN (RKB) Solo dan Apiary Co-Working Space. Dari ketiga itu, aku baru nyicip RKB & Apiary. Kalau DiLO baru ngikut seminar doang (walaupun kenal DiLO lama, dari awal dia buka program balai digital & masih bertempat di Manahan). Tapi yang banyak aku pakai dalam waktu 1,5 bulan jadi freelancer adalah APIARY Co-working Space

APIARY CO-WORKING SPACE
Nah, sebulan kemarin aku baru full banget merasakan experience sebagai freelancer ya di Apiary Co-working Space. Selain karena aku ngadain kelas di Apiary, aku juga pakai produk SHAREDESK Apiary. Kenapa aku memutuskan untuk ambil Sharedesk di Apiary Co-working Space Solo?

  • Lokasinya SANGAT STRATEGIS. Pusat kota Solo dan agak masuk gang bikin nggak rame-rame banget. Deket Mall, jadi kalau mau meeting sama klien di Mall gampang. Banyak tempat makan murah. DEKET SAMA KANTORNYA ZAGA JUGA WKWK (otaknya pacaran mulu). Itulah kenapa kubilang sangat strategis wkwk. Jadi bisa Lunch-Date hampir tiap hari.
  • Tempat Sharedesknya LUAS. Mejanyapun luas. Kalau kerja, aku tu suka semena-mena sama tempat (yang pernah kerja bareng sama aku pasti taulah wkwk). Begitu buka tas, keluarin laptop, buku, tempat pensil, dan kabel-kabel lainnya pasti kalian geleng2 kepala karena barangnya banyak. Iya memang gitu. Minimal ada 3 buku di atas meja, lengkap sama snack & skincare kit karena kadang pake lipbalm atau hal-hal cantik lainnya. Rada takjub ketika pake mejanya Apiary, aku nggak sampai memakan space orang lain karena mejanya lebar wkwk. Terbukti bahwa mejanya cukup luas dan nyaman. Oya, plusnya lagi nggak perlu bawa mousepad guys, karena mejanya-pun sudah "mouse-friendly". Ini hal simpel yang kalau ndak bisa tuh nguanyelke
  • NETWORKING! Karena aku bukan siapa-siapa, hanya remahan rambak di Kota Solo (yang sedang berusaha untuk self-employed biar bisa kerja plus jadi ibu rumah tangga), aku sadar aku perlu networking. Sangat. Perlu. So, dengan ambil Sharedesk di Co-working Space gini, kesempatanku untuk ketemu banyak orang dan juga calon klien makin besar.
  • FASILITASNYA NYAMAN & LENGKAP. Yang pertama aku lihat pasti colokan dan WiFi, dan sudah dipastikan nggak ada masalah sama sekali. WiFinya kenceng, kupakai ngedit web rasanya flawless. Musholanya luas banget, mukenanya bersih. Air minum teh kopi free flow. Dan ada area gamingnya (cuma aku belum cobain. Bingung mo main apa). Dan katanya, kalau jadi member Apiary Solo nanti bisa sekaligus pakai Sharedesk Apiary yang di Jakarta karena Co-working ini sistemnya terkoneksi di berbagai kota yang ada Apiary-nya. Mantul bukan? (Mantul = mantap betul).
  • BANYAK EVENT & SEMINAR. Sebagai member, bisa dapet info seminar kece-kece atau bisa ikut gratis. Nggak cuma seminar, ada program The Colonist dan Buzz Night untuk gathering, menyalurkan hobi, sharing dan bangun networking lebih akrab.

NAH GIMANA RASANYA SEBULAN BEKERJA FULL FREELANCE PAKAI CO-WORKING SPACE?

social media marketing di solo
*muka serius kerja*

PERTAMA, walaupun secara status kasarannya aku Jobless, aku nggak merasa Jobless sama sekali. Instead, aku dapet klien dari sini dan bisa bekerja seperti biasa. Bedanya, aku nggak punya bos alias I am My Own Boss!

KEDUA, aku mengira kehidupan freelance-ku bakal sepi-sepi aja karena nggak punya temen kantor. Eh! Salah besar dong, MALAH RAME KARENA KETEMU BERBAGAI JENIS ORANG. WK. Adaaaaa aja kenalannya. Makan siang bareng-bareng kayak pergaulan orang kantoran-pun bisa tetep aku rasakan. Mau becanda-becandaan juga tetep bisaaa.

coworking space solo
Bisa kenalan dan dapet network orang-orang hebat!

Apiary Coworking Space solo


KETIGA, bisa tetep disiplin. Walaupun aku freelance, tapi berkat punya Sharedesk di Apiary aku bisa tetep disiplin. Kerja mulai jam 8 dan pulang jam 4 atau jam 5. Teng GO! Habis itu haha hihi dan me time. Sepanjang aku kerja, sebulan kemarin ini aku baru bisa merasakan "work-life" balance.

coworking space apiary solo
Judulnya : KEPAGIAN!

KEEMPAT, dapet klien dari sini. Serius. Jadi sebelum ambil Sharedesk aku sempat bikin kelas dan ninggal kartunama di Apiary. Eh, ternyata ada yang menghubungi karena nemu kartu namaku di Apiary dan akhirnya jadi Klien. Alhamdulillah banget, rejeki benar-benar nggak ke mana :').

Media Inspirasi Kharsa Indonesia
Ilustrasi Work-Life Balance. Minjem foto pas lagi have fun sama anak-anak KHARSA ID


KESIMPULAN
Menurutku, nggak ada ruginya kerja pakai Co-working space. Value yang didapat lumayan besar dibanding sama pengeluarannya. Apalagi, aku sebagai freelancer pemula merasa banyak terbantu akan adanya Apiary Co-working Space Solo. Yang paling berasa sih Networking-nya, dan dari networking ini aku bisa dapat klien dan tetap bisa pay my bills.

freelancer socia media marketing

Mau coba kerja di Co-working Space? Atau punya pengalaman kerja di Co-working Space juga? Share dong ceritanya di kolom komentar!

#Letsguide #SurakartaLocalGuides
Apiary Co-working Space Solo
Jl. Mawar no 9 Mangkubumen Solo

4 komentar:

  1. ah setuju! apalagi kalau emak2 kayak aku mba, godaan kerja di rumah itu kasur dan anak wihihi. di Surabaya juga banyak co-working space bahkan ada yg gratis. tapi agak jauuh hehe jadi curhat :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe, emang ya bun.. anak2 itu godaan banget.hihihi :D

      makasih sudah mampir, bun ^_^

      Hapus
  2. Hambok ya dishare-share pricelistnya he he he he he~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tunggu ya hihi. lagi ada perubahan harga :D

      Hapus

About

authorHi There! Thanks for visiting my blog. You can call me bella.
Learn More →



Newsletter