Jumat, 17 Januari 2014

Januari 17, 2014

Cardistry From my D3100 Lens :)

Sekitar tahun 2011 aku menghilang dari dunia blogger sementara, saat itu dityasari.blogspot.com memang eksis, tapi ngga pernah diupdate. Karena lagi menggeluti hobby baru yaitu photography.

Yep, karena 2011 adalah tahun pertama aku masuk Advertising dan dapet mata kuliah fotografi serta ada kamera baru yang masih kinyis-kinyis, so hunting fotopun dimulai. Tahun itu juga aku diperkenalkan sama seni Card Flourish atau cardistry, dan bergabung di komunitas Indonesian Card Artists :)
Photo by : Me
The guy who holdin cards is Zie Zian
Kalau dari wikipedia sendiri sih definisi dari Card Flourish itu :


Card flourishes are visual displays of skill performed with playing cards, designed to show the skill or manual dexterity of a 'flourisher'. Card flourishes are primarily intended to be visually impressive and to appear difficult to do

Selain dikenal dengan nama Card Flourish, seni ini juga dikenal dengan sebutan Cardistry, yang artinya kurang lebih sama.

Cardistry is the non-magical, artistic manipulation of playing cards. Think of shuffles, one-handed cuts, armspreads, springs, displays (like shapes), and whatever your imagination can conceive and your fingers can accomplish.

Intinya, cardistry atau flourish ini adalah seni permainan kartu tanpa efek manipulasi seperti sulap.


Kalau mau tahu lebih jelas tentang cardistry ini, mending nonton videonya langsung yaa, ini salah satu video performance flourish favorit aku
Silent Transition
Performed by Dimitri Arleri

Uwaoww, kayaknya sulit banget yah gerak-gerakin kartu gitu. Yeah, it's not simple, dimana tangan kita yang cuma punya jari 10 ini harus berkreasi bikin "move" dan "motion" serta "display" yang layak disebut sebagai suatu seni. Dan mengabadikan Card Moment itu juga ngga sesimple yang dibayangkan. Tangan-tangan para flourisher ini cepet banget, makanya cardistry seringnya perform pakai video karena memang seni mereka menggunakan motion.
Tapi, Cardistry itu ternyata sangat menarik kalau difoto, tidak hanya keindahan display yang bisa mereka buat, tapi juga playingcards yang mereka gunakan juga keren-keren :D

Zaga, displaying a flourish move with Black Arcane Deck

*lupa nama movenya* Yang pasti ini pakai Sentinel Card
Performed by Zaga


This called "Giant Fan" display :D
Performed by Zian

Kalau yang ini namanya Waterfall

Karena seorang flourisher gak melulu sukses mainin movenya, maka sering banget kartu-kartu itu jatuh ke tanah, dan jadi kotor :)
Ooopsiee, ada satu card yang jatoh tuh


Makanya tak jarang kalau umur kartu yang dipakai Flourisher itu pendek, alias harus ganti sama yang baru lagi :D

Well, Udah lama ngga megang-megang kartu karena kesibukan kuliah rasanya kangen juga pengen main flourish lagi.. Wah emang bisa ya? Bisa dong ^_^
Aku ngga cuma jadi tukang foto doang, tapi beberapa move juga aku pelajarin. Dan yang paling favorit itu Thumb Fan, karena gampang :p LOL

Hiyeyy~ that's mee XD
Lotta pink I guess ^_^

About

authorHi There! Thanks for visiting my blog. You can call me bella.
Learn More →



Newsletter