Sabtu, 21 Oktober 2017

Alasan Kenapa Kamu Harus Update Cv-Mu Secara Berkala

Kapan terakhir kali kamu bikin atau update CV? Pas diminta? Atau pas mau melamar kerja? CV biasanya adalah dokumen yang hanya kita keluarkan ketika akan melamar pekerjaan di sebuah perusahaan. Biasanya kalau mau melamar gini, baru deh kita mikir-mikir untuk update skill yang baru kita dapatkan atau project yang kemarin-kemarin kita kerjakan.

Akupun demikian. Pertama kali aku bikin CV itu pas mau magang, terus karena langsung keterima kerja tanpa melamar-lamar, aku belum bikin CV lagi sampai suatu ketika aku harus tampil di depan umum dan diminta untuk submit CV, aku baru kelabakan update CV lagi.



Nah pas lagi ngumpulin data buat update CV, aku menemukan diskusi di LinkedIN, bahwa penting lho untuk bikin CV secara berkala, bukan pas ada butuhnya aja. Kedengarannya mungkin keliatan buang-buang waktu ya, tapi setelah aku baca diskusinya, aku setuju juga. So, aku sampaikan beberapa alasan kenapa kamu kudu banget update CV secara berkala.

Selalu Siap dan Sigap Ketika Ada Kesempatan Pekerjaan Baru

Terkadang, informasi lowongan kerja yang bagus datang secara tiba-tiba. Setidaknya kamu nggak keburu-buru bikin CV atau melewatkan tawaran pekerjaan yang bagus itu sewaktu-waktu. Karena terburu-buru, biasanya kamu bikin CV-nya ngasal dan melupakan beberapa detil penting yang harusnya disampaikan di CV-mu.

Siap Jika Sewaktu-waktu Kamu Harus Tampil Sebagai Expert/Pembicara

Seperti yang sudah aku singgung di awal. Ketika pertama tampil sebagai pembicara, CV-ku nggak proper (jangan ditiru), karena saat itu aku betul-betul nggak persiapan punya CV yang update. Alhasil setelah itu aku baru bikin CV yang update. Sebenarnya tidak harus punya CV yang full. Minimal, update-lah halaman LinkedIN mu sebulan sekali. Supaya ketika kamu akan tampil di depan umum (entah sebagai pembicara atau MC), kamu punya profil atau CV yang siap untuk dikonsumsi publik.

Lebih Mengenal Kemampuan Diri

Pernah nggak sih kamu merasa menguasai banget satu pelajaran, habis ujian selesai apa yang dipelajarin jadi lupa semua? Analoginya begitu kali ya. Aku pernah punya sertifikasi sebagai Fashion Coacher, tapi karena tidak aku tuliskan di CV, aku benar-benar lupa kalau aku punya kemampuan sebagai Fashion Coacher. Itulah gunanya mengupdate CV. Dengan menuliskan achievement dan skill yang baru saja kita raih, kita semakin mengenal kekuatan diri serta jadi lebih percaya diri.

CV Sebagai Alat Ukur Diri dan Motivasi Untuk Lebih Baik Lagi.

Hal ini aku sadari ketika melihat temanku, Yudystira, rajin banget update CV-nya. Saat itu aku nggak sengaja ada di sebelahnya ketika dia baru saja menambahkan info pengalaman organisasi yang baru-baru aja dia ikuti. Dengan mengupdate CV-mu, kamu jadi lebih aware dengan achievement yang baru saja kamu lakukan dan bisa jadi motivasi untuk menambah achievement lain. Kalau engga percaya, coba deh kamu buktikan. Buat halaman LinkedIN, lalu coba isi selengkap-lengkapnya profil yang ada. Kamu akan menemukan bagian-bagian kosong yang tidak terisi, atau terisi dengan sedikit sekali. Nah setelah itu kamu akan merasa “urge to fill” dengan cara belajar lagi, ikut sertifikasi atau bikin project biar profil LinkedIn kamu terlihat “penuh”.


Jadi nggak ada salahnya kan kita selalu update CV kita. Bahkan menurutku, update CV ini juga bisa dilakukan dari saat kuliah. Mumpung masih kuliah dan masih belajar, kamu bisa sambil ukur-ukur kemampuanmu dan tahu skill apa yang harus kamu tambah lagi ;)

Selamat meng-update CV! 

4 komentar:

  1. Yup.. Poin nomor 1..
    Jadi tinggal apply aja tanpa harus panik.. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seringnya begitu mas. Klo ada info lamaran kerja yg bagus, kelamaan apply krn belum siapin CV XD

      Hapus
  2. Saya termasuk hobi perbarui CV..bener banget, supaya selalu siap ketika dibutuhkan. misal jadi pembicara, terus dimintai Cv nggak perlu repot2 buat lagi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asikkk, kayaknya mbak Sara lebih rajin daripada aku deh. :D Baru2 ini menyadari kalau update berkala itu penting XD

      Hapus

About

authorHi There! Thanks for visiting my blog. You can call me bella.
Learn More →



Newsletter