Senin, 04 September 2017

Daftar Kuliah di Universitas Terbuka ( S1 Transfer)

Aku adalah orang yang sangat percaya bahwa belajar itu sepanjang hayat. Tidak hanya di bangku sekolah wajib, namun di kehidupan-pun kita banyak belajar. Dan aku itu hobi banget belajar, bukan cuma baca buku dan ngerjain soal, tapi mendengarkan, memahami sesuatu dan tanya-tanya ke orang tentang opini mereka. Dari situlah aku belajar soal segala hal, terutama kehidupan.

Intronya panjang ya, hahaha. Intinya sih, dalam pendidikan formal, aku nggak berhenti sampai jenjang Diploma saja. Maka aku memutuskan untuk melanjutkan S1 Transfer. Tujuanku, biar bisa kuliah S2. Kenapa mau kuliah S2? Emang mau jadi dosen? Nggak juga, simply karena aku pengen menuntaskan pendidikanku sampai S2 karena alasan diatas :)

Karena pendidikan itu nggak murah dan waktu adalah hal yang nggak mudah untuk diluangkan, aku sangat pemilih untuk mendaftar S1 Transfer. Pokoknya pengen dapat kampus yang BAGUS, MURAH dan KULIAHNYA GAMPANG! Haha, semacam kampus utopia ya, nggak bakalan ada-lah!

Tapi JENG JENG, ADA! Kampus yang MURAH BANGET, PTN serta KULIAHNYA FLEKSIBEL. Setelah mencari info kesana-kemari akhirnya aku memantapkan diri untuk daftar kuliah transfer di Universitas Terbuka. Nah setelah menjalani 1 semester di UT, berikut aku jabarkan alasan kenapa milih UT sebagai kampusku selanjutnya.

Ilustrasi, kuliah di UT bisa sambil mantai~

ALASAN KULIAH DI UNIVERSITAS TERBUKA


Biayanya murah!
Serius murah! Apalagi buat S1-Transfer, kamu bisa pakai sistem non-paket (non-sipas), jadi bayarnya sesuai jumlah SKS yang kamu ambil. Sebagai gambaran, pada semester awal aku hanya membayar sekitar Rp. 534.000 aja buat kuliah. Tambah buku, total cuma Rp 700.000. Murah banget buat kantong pekerja yang kuliahnya bayar sendiri kayak aku gini. Lalu ketika semester dua, mata kuliah aku kurangin, jadi bayarnya hanya Rp 470.000. Murah. Banget.

Kuliahnya Fleksibel
Ya, karena sistem pendidikannya jarak jauh. Online dong? Yap, tapi, online itu cuma baru-baru ini. Dari pertama berdiri, universitas ini sudah menggunakan sistem belajar jarak jauh dengan memanfaatkan media yang ada, seperti buku cetak, telepon atau surat-menyurat. Aku dengar sendiri cerita susah payahnya alumni UT dalam belajar jaman dulu. Karena sekarang sudah ada teknologi digital, maka kuliah di UT makin mudah dengan fasilitas e-learning.






Mahasiswa cukup belajar melalui buku cetak dan aktif berinteraksi dengan dosen secara online melalui forum e-learning tersebut. Waktu kuliahnya ditentukan sendiri oleh mahasiswa tersebut, mau pagi, siang, sore, malem, atau tengah malam sekalian. Frekuensinya-pun bebas, asal mahasiswa itu paham dengan materinya.
Arti lain dari fleksibel ada di makna terbuka. UT tidak membatasi usia, tahun ijazah, masa belajar, waktu registrasi ataupun frekuensi masa ujian. Jadi buat kamu yang merasa "udah telat buat kuliah", jangan khawatir karena sebagian besar mahasiswa UT adalah bukan lulusan fresh SMA alias udah berumur.

Perguruan Tinggi Negeri
Banyak yang mengira, Universitas Terbuka itu kampus swasta, padahal negeri lho! UT ada dibawah naungan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Jadi kualitas pendidikannya tidak perlu diragukan lagi. Pembuat bahan ajar atau modul UT adalah dosen-dosen ternama dari universitas negeri unggulan di Indonesia. Bahkan, modul UT kerap kali jadi rujukan pembelajaran oleh mahasiswa-mahasiswa PTN lainnya karena lengkap dan padat ilmunya. Emang bener sih, kalau baca modul UT, rasanya nggak berat, bahasanya ringan karena disesuaikan biar mudah dipahami tanpa harus melakukan tatap muka. Mahasiswa UT juga bisa dapat "kartu sakti" untuk mengakses perpustakaan universitas negeri ternama di Indonesia. Keren kaann!

Nah itu dia 3 alasan utama buat kuliah di UT. Menurutku, kuliah di UT nggak ada ruginya. Harganya murah, PTN dan fleksibel, cocok banget buat yang pengen nerusin kuliah sambil kerja. Konsekuensinya hanya harus rajin dan disiplin, karena jam belajarnya ditentukan sendiri.

Gimana, sudah mantap mau kuliah lagi? Kalau ingin cari-cari info, kamu bisa langsung kunjungi websitenya di www.ut.ac.id atau datang langsung ke kantor UPBJJ-UT terdekat di daerahmu.


12 komentar:

  1. apa bisa masuk dengan beasiswa min?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada beasiswa, tapi untuk masuk benar-benar free biasanya itu kerjasama dengan instansi (BUMN atau semacamnya). Jadi kalau umum nggak ada beasiswa masuk. Tapi tetap bisa daftar beasiswa PPA setelah jadi mahasiswa nanti.

      Thanks udah mampir :)

      Hapus
  2. Berapa th yg ditempuh utk mahasiswa alih kredit ke S1??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo mbak! Tergantung seberapa banyak alih kredit yang berhasil dikonversikan dan berapa banyak SKS yang mbak ambil ketika kuliah :) kalau rajin ya bisa cepet 2 tahun, kalau nggak rajin mungkin bisa lebih :D

      Hapus
  3. duh...
    jadi pengen kuliah lagi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya ampun ini komen awal tahun baru aku bales sekarang wkwk.

      Hapus
  4. kalo dari d3 keperawatan bisa ke S1 jurusan lain

    BalasHapus
  5. @unknown 1 sept : kenapa ga bisa langsung klik balas ya. yasudah lah saya tulis new komen aja, semoga kamu baca ya.

    Bisa, tapi nanti kemungkinan harus ambil buanyak SKS lagi karena konversi alih kredit kamu bisanya dikit banget. Malah mungkin disaranin ambil baru aja daripada alih kredit :D

    BalasHapus
  6. Selamat Malam

    bolehkah sedikit bertanya,

    misal saya lulusan D3 Akuntansi Komputer ingin lanjut/ alih kredit ke S1 Management, kira kira berapa banyak konversi alih kreditnya ?
    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo mas, untuk konversinya sangat tergantung dari UT mas. Setiap jurusan & kampus sebelumnya juga mempengaruhi keberhasilan alih kredit, terutama bagian akreditasinya.
      Jadi langsung dicoba dulu aja mas :D

      Hapus
  7. Mb..misalkan sudah lulus S1 pendidikan matematika mau transfer alih kredit S1 PGSD bisa ga ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa, tapi sepertinya tidak bisa semua makul ditransfer. Info lebih jelasnya, mending langsung datang ke kantor perwakilannya UT

      Hapus

About

authorHi There! Thanks for visiting my blog. You can call me bella.
Learn More →



Newsletter