Selasa, 12 November 2013

Cider Sky : Music Indie yang punya Magic!

Aku selalu suka jenis musik yang memainkan nada-nada yang tinggi dan terkesan magical. Seperti dimainkan pakai Bellyra atau Music Box, atau musik-musik sejenis itu (hahaha, ngga terlalu ngerti musik, maapin yak). Favoritku salah satunya Simple And Clear nya Utada Hikaru yang versi Music Box yang ngga sengaja aku temuin di tema Sony Ericsson K550i.

Nah, karena aku suka banget sama Twilight Saga, aku dengerin dan hapalin semua Original SoundTrack dan Scoringnya, yep, sampe ke scoring-scoringnnya, gara-gara terpengaruh sama selera musiknya Zaga juga sih, XD. Salah satu soundtrack Twilight Saga yang aku suka banget adalah Northern Light yand dibawakan oleh Cider Sky, di film Breaking Dawn Part 1.


Aku sama sekali ngga inget itu lagu ada di Breaking Dawn Part 1, pertama kali ngeh ada lagu itu gara2 aku download semua soundtrack Breaking Dawn Part 1 dan nyetel semua lagunya dalam satu playlist. Dan waktu lagu Northern Light keputer... aku otomatis nutup mata because of the magical music from this song.



The first impression lagu Northern Light ini adalah, kayak kamu berada di suatu bukit dengan hamparan lampu di depanmu, dimana bukit itu penuh dengan rumput yang soft banget lalu kamu tiduran diatasnya, sama cowok kamu, pegangan tangan, lihat ke langit yang penuh bintang.

Karena penasaran, dan rada bosen kalau dengerin lagu Cider Sky yang itu-itu aja, aku mulai cari musik-musik mereka di streaming online, Deezer. Dan berlanjut menikmati musik-musik mereka hingga sekarang Nah mari kita cari tahu tentang Cider Sky.

About Cider Sky
Cider Sky adalah band vokal yang beranggotakan dua orang. Simon Wilcox (penyanyi multi-platinum dari Kanada) dan Shridhar Solanki. Hal pertama yang terpikirkan tentang personel Cider Sky adalah, apakah mereka pacaran? Soalnya lagu-lagu Cider Sky itu lagu berbau cinta, LOL. But all I know is, perpaduan suara mereka perfect banget!

Duo Cider Sky, Shridhar & Simon :)
Simon dan Shridhar pertama kali bertemu ketika sore hari, di restoran gourmet Farmshop di negara bagian Brentwood, Amerika Serikat. Mereka mengambil nama Cider Sky untuk band mereka, dimana mereka mendefinisikan cider sky seperti ini :

"A Cider Sky is that breathtaking moment when the Sun takes a bow and wishes goodnight to the day. Flashing a bright orange smile, he welcomes his old friend the Moon. Bathed in a glow of rusty light, the stars begin to get themselves comfortable for their nightly watch. It's a time when magical things can happen."

Kira-kira translatenya seperti ini : Cider Sky adalah momen indah dimana Matahari mulai tenggelam dan mengucapkan selamat malam kepada Siang. Memberi kilasan senyum oranye yang cerah, dia menyambut teman lamanya, sang Bulan. Bermandikan cahaya yang gemerlap kecoklatan, bintang-bintang mulai mempersiapkan diri untuk tugas malam mereka. Ini adalah waktu dimana keajaiban bisa terjadi.

Wahh, cocok banget ya buat Twilight, dimana waktu-waktu matahari terbenam adalah waktu kesukaan Edward dan Bella, karena Edward pernah bilang "The Twilight is the safest time to us", Senja hari adalah waktu yang paling aman untuk mereka. Aman karena di waktu itu mereka bisa keluar berdua, tanpa harus bertemu matahari.

Mereka bertemu lagi kemudian menulis lagu "Northern Light" di Los Angeles (dimana lagu itu sebenarnya tidak diperuntukkan untuk Twilight). Salah seorang teman mereka mengirimkan lagu tersebut sebagai demo ke perusahaan publisher lagu dan melupakannya. Sampai ketika partner dari sutradara Twilight Saga untuk Breaking Dawn Part 1, Jack Morrissey menemukannya *and fell in love with it*, dan Bill Condon *sutradaranya* memakai Northern Light sebagai Soundtrack film Breaking Dawn.

Northern Light
Northern Light adalah lagu tentang cinta, yang menurut Shridhar, "It's an optimistic song about love, To be or not to be" yang artinya, lagu ini adalah lagu yang optimis tentang cinta, mencintai atau tidak mencintai. Sedangkan menurut Simon, "Northern Light is little bit bittersweet, we tried to write a happy song, but should blended with bittersweet" (Northern Light adalah lagu yang mengisahkan pahit manisnya cinta. Kami berusaha menulis tentang lagu yang bahagia, namun ada kesan pahit dan manisnya). Dan lagu ini dimainkan saat Bella dan Jacob berdansa di hari pernikahan Bella dan Edward. Jacob wants to be with Bella, but he just couldn't. And that's Bittersweet.

Setelah menulis Northern Light dan sukses melalui The Twilight Saga, Simon dan Shridhar menulis lagu-lagu lagi dan dirilis dalam album KING dimana terdapat 5 lagu baru dan 1 lagu remix.

Cover Album KING (2011)
Di dalam album KING ini, terdapat 5 judul lagu yaitu
01. Pieces
02. Glowing In The Dark
03. Love Is A Drum
04. Shooting Stars
05. A Minute or Two
06. Glowing In The Dark (Remix)

aku paling suka yang Shooting Stars :3 (ngasih tau)



We Are In Love Song

Nah, karena mereka band Indie, mereka belum punya label rekaman. Lagu-lagunya dikerjain sendiri lho. Dan menurutku disinilah ART mereka, dimana mereka menciptakan lagu yang begitu indah dan magical, punya permainan musik yang bagus (apa yah namanya, stereo? pokoknya suara bell nya bisa pindah ke telinga kiri telinga kanan gitu deh, bikin kita berimajinasi lebih jauh mengenai musiknya). Simon sendiri ketika ditanyai mengenai musiknya, dia bilang "We just wanted to bring more beauty to the world with our music," dan bener banget karena musik mereka full of beauty and once more, MAGIC!

Kabarnya Cider Sky akan meluncurkan album kedua nih, selama 2011-2013 mereka hanya mengeluarkan single-single aja. Moga cepetan rilis karena pengen beli, hihihi.

Jika kamu juga suka dengan musiknya, jangan lupa subscribe channel Youtube mereka di YOUTUBE CIDER SKY  , dan beli lagu mereka di I-Tunes untuk menghargai karya mereka! :)

Okaaaii~ Kalau udah denger lagunya dan suka, tinggalin komen di bawah yaa~ Soalnya seneng banget kalo ada orang lain yang suka sama lagu ini juga. Ngerasa sendirian nikmatin musik yang bagus itu ngga asik, hehehe :D

source :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About

authorHi There! Thanks for visiting my blog. You can call me bella.
Learn More →



Newsletter