Sabtu, 01 Desember 2018

Desember 01, 2018

[EVENT REPORT] PIXY Beauty & Inspiring Talk SOLO : Cantik Dimulai dari Diri Sendiri

PIXY bersama HIPWEE Community mengadakan PIXY Beauty & Inspiring Talk di Solo dengan mengundang Widya Sesarika sebagai narsum untuk berbagi pengalaman soal Personal Branding dan Beauty, Jumat 30 November 2018. Aku dan teman-teman dari Beauty Blogger Solopun dapat kesempatan untuk mengikuti acara ini. 

Bersama Shela (stafana.com)


Kalau kita nonton tayangan kontes kecantikan semacam Miss Universe gitu, seringkali ada pertanyaan "Apa Arti Cantik Bagimu?" Hmmm... Sebuah pertanyaan klise dan terkesan simpel, namun tiap-tiap wanita harus tahu jawabannya.


Di acara PIXY Beauty & Inspiring Talk Solo bersama Hipwee kemarin, definisi cantik juga dibahas oleh PIXY & Kak Widya Sesarika . Karena jaman now, dengan adanya perkembangan teknologi dan makin open-mindednya wanita-wanita di Indonesia, kita perlu me-reshape definisi cantik. Cantik nggak melulu harus punya kulit putih.

Kak Widya Sesarika, selaku narsum di PIXY Beauty & Inspiring Talk Solo juga mengatakan bahwa cantik itu tidaklah hanya terlihat dari luar, namun juga dari kepribadian diri. Setuju banget sih aku sama kak Sesa, bagiku cantik nggak harus putih dan tampak luar aja, namun cantik itu terpancar ketika kita nyaman dengan diri kita sendiri. 


TIPS SUKSES JADI INFLUENCER. 
Selain ngobrolin soal inspirasi kecantikan, Kak Sesa juga membagikan tips sukses jadi Influencer. Menurut Kak Sesa, ketika kita ingin menjadi influencer jangan berfokus pada cari follower yang banyak, tapi fokuslah pada bikin konten yang sebaik & sebagus mungkin. Jika kita membuat konten yang bagus, maka nanti follower atau hal-hal lain akan mengikuti. Kita juga perlu selalu berpikiran positif, karena pikiran yang positif akan menarik hal-hal yang positif juga. Pun sebaliknya. 


KONSISTEN MENJALANI HAL YANG KITA SUKAI DAN INGINKAN. 
Hal yang aku kagumi dari Kak Widya Sesarika selain sebagai influencer adalah Kak Sesa juga seorang womanpreneur dengan bisnisnya STEDDY STORE. Ternyata, Kak Sesa ini memulai usahanya semenjak kuliah semester 3 dan dimulai dari jualan barang yang ambil dari supplier. Di sela-sela kesibukan kuliah, Kak Sesa menyempatkan diri untuk ambil barang, jualan dan melayani customer. Hingga sekarang Kak Sesa sudah bisa memiliki brand sendiri serta melayani pesanan dari seluruh Indonesia. Kunci dari kesuksesan Kak Sesarika baik sebagai social media influencer maupun di bisnis yang dijalani adalah KONSISTEN. Hal yang susah bagi sebagian orang termasuk aku. Hmm… sungguh Inspiring dan bikin ingat lagi kalau kita harus konsisten. 


REBRANDING PIXY 

PIXY memang brand yang udah lama ada di Indonesia, dari MANDOM JEPANG. Brand ini terkenal dengan ciri khas warna pink-hitam (kayak rambutku lol). Tapi, kalau dilihat-lihat, PIXY habis melakukan rebranding logo dan warna. Kalau dulu warna pinknya HOT gitu, sekarang lebih soft dan desainnya lebih simple. Aku suka deh sama brandingnya PIXY yang sekarang. Lebih keliatan berkelas dan cantik, packaging produknyapun nggak terlalu besar sehingga mudah di bawa ke mana-mana. 


BEAUTY CLASS 
Nah setelah ngobrol-ngobrol banyak hal yang tentunya inspiring banget, tiba saatnya aku cobain kosmetiknya PIXY, diajarin langsung sama Kak Sesarika. Suka deh sama style makeup-nya Kak Sesa yang natural dan cool. Ternyata selama ini Kak Sesa pakai produknya PIXY, terutama yang BB Cream-nya karena ringan di wajah dan warnanya masuk banget ke kulit orang Indonesia yang warm. 






Dari produk-produknya PIXY yang aku cobain, aku suka banget looser powder sama two way cake-nya. Warnanya masuk banget ke kulit aku dan nggak bikin wajahnya jadi abu-abu. Walaupun pakai BB Cream, loose powder dan two way cake, makeup nya tetep terasa ringan di wajah. Cocok banget untuk makeup sehari-hari. Nih hasil makeup pakai base-nya PIXY yang aku suka banget!



FULL FACE OF PIXY PRODUCT 
Selesai acara, Beauty Blogger Solo mendapatkan kesempatan untuk mencoba beragam produknya PIXY di rumah. Mulai dari Facial Foam hingga Lipstik, bisa kita bawa pulang untuk dicoba bikin looknya. Aku mendapatkan warna yang tidak biasa kupakai, yakni Hijau dan Pink.



Green & Pink Eyeshadow with green liner

Wahh.. suatu challenge nih untuk bikin look yang natural dan segar dengan PIXY. Akhirnya jadi gini deh… 



Dari look ini, aku suka juga sama Eyeline & shadow dari PIXY karena empuk dan gampang banget diaplikasikan. Warnanya juga cethar!

Aku suka banget green linernya PIXY

Final Look with PIXY Products

Seru banget acara HIPWEE bareng PIXY kemarin. Selain banyak banget dapat hal-hal inspiring dari PIXY dan Kak Widya Sesarika, aku juga bisa nyobain beragam produknya PIXY yang ternyata enak dipakai dan ringan di wajah. 

Hmm, untuk produknya perlu direview satu persatu nggak ya? ^_^

Kamis, 29 November 2018

November 29, 2018

Lebih Gampang Kirim Pesanan Pakai PAXEL

Hari Minggu 25 November 2018 kemarin aku menghadiri Blogger Gathering yang diadakan oleh PAXEL di Co-working Space yang biasa aku datangi, El Samara Coffeespace. Jika kemarin teman-teman follow insta-storyku, aku sudah sempat share beberapa hal mengenai PAXEL.


Sebagai digital marketer, tentu aku dekat dengan logistik karena bidang ini salah satu bidang terpenting dalam pengiriman barang. Aku biasa memilih logistik yang mudah dilacak dan cepat untuk mengirimkan barang. Soal harga, bagiku nomor dua karena yang penting barangnya sampai dengan aman ke tempat konsumen. Walaupun, ada logistik lain yang lebih murah, tapi kalau nggak mudah dilacak dan malah hilang, jadi nambah masalah. Bukannya untung, malah bikin rugi :/

Nah, PAXEL memang masih terbilang baru dalam ranah logistik, apalagi di daerah Solo. Tapi ada beberapa alasan yang membuatku melirik logistik ini sampai menggunakannya untuk mengirimkan pesanan buku Social Media Playbook yang aku jual.



1. Nggak perlu datang ke counter/agen untuk kirim barang.
Biasanya yang bikin aku males kalau mau kirim barang cuma satu biji itu adalah harus naik motor dan menuju agen logistik. Walaupun sekarang bertebaran di mana-mana, tapi sering aku "kecelik" alias sampai sana tutup. Kalau PAXEL, ga perlu repot-repot ke lokasi agen karena kita tinggal bikin pesanan pengiriman dan nanti paket kita akan diambil sama kurir walau cuma satu. Convenient, right?

2. Gampang di-Track
Posisi barang kita ada di mana, statusnya gimana, lengkap semua ada di aplikasi. Timeline-nya juga jelas sehingga bikin tenang. Selain dilacak melalui aplikasi, juga bisa dilacak lewat website.



3. Termasuk Cepat dalam Mengirimkan Barang (SAME DAY SERVICE)
Ini sudah kucoba untuk daerah SOLO. Aku kirim barang dan diambil sekitar jam setengah 2 siang gitu deh. Batas sampainya adalah jam 8 malam, tapi ternyata jam 3 udah sampai di tempat. Kayak GO-SEND, bedanya tarifnya flat nih. Terus kerennya lagi, SAME DAY SERVICE ini juga berlaku untuk luar kota yang menyediakan PAXEL juga seperti Jogja, Semarang dan Jabodetabek. Paketku yang kukirim ke Jogja bersamaan dengan Solo, sudah sampai jogja jam 09:51 paginya, belum lewat 24 jam. WHOWW.




4. Kurir/HERO-nya Ramah Banget.
Sungguh, aku suka kalau sebuah brand berhasil membuat orang-orangnya mempraktekkan nilai dalam perusahaannya itu sampai terasa ke konsumen. HAPPINESS HERO (sebutan untuk kurir PAXEL) ini ramah-ramah banget dan bener-bener helpful. Ketika aku nganter barang yang ke Solo, harusnya sampai jam 8, tapi kata HERO-nya akan diusahakan sampai sebelum jam 4, dan beneran terjadi, jam 3 udah sampai dong barangnya. MANTUL abis!

5. UI/UX Aplikasinya Bagus.
Sampai UI/UX juga dipikirin??? Iyah, aku gitu orangnya apalagi kalau soal aplikasi. Bagiku, UI/UX itu sesuatu yang krusial. Dasarnya aku orang strategic planner sih ya, jadi jalannya aplikasi itu penting, tampilan pun juga. Secara tampilan, desainnya PAXEL ini kusuka banget, karena masuk banget lah sama trend tampilan aplikasi sekarang. Clean dan nggak berat di mata. Flow dalam membuat shipment juga enak, nggak ada yang tertinggal karena dibikin step-by-step. Yang kurang cuma, di PAXEL ini belum bisa nambahin akun PAXEL lainnya. Kalau misal bisa nambahin akun PAXEL lainnya kan lebih enak, buat occuring pengiriman lebih mudah tinggal masukin kontaknya saja. Lalu pengirim & penerima langsung dapat update dan sama-sama bisa melacak deeehh ^_^.

Sudah mencoba kirim PAXEL untuk pesanan Social Media Playbookku dan tidak ada kendala sama sekali. Bahkan, aku bisa memberikan FREE ONGKIR lho kalau mengirimkan pakai PAXEL. Caranya mudah. Kalian tinggal download aplikasi PAXEL, lalu masukkan bellazadithya sebagai kode referalnya. Nanti kalian bisa dapet PAXEL CREDIT sebesar Rp 100.000 dan bisa pesan Social Media Playbook dengan GRATIS ONGKIR dari PAXEL.

Kesimpulan

Aku cukup salut sama konsepnya yang benar-benar memanfaatkan Teknologi Digital untuk melakukan pengiriman barang. Aku seneng nih sama jenis bisnis yang mau memanfaatkan digital dan nggak ragu untuk Make the First Move, secara aku anaknya digital banget. Dan setelah aku coba, ternyata asik juga kirim barang pakai PAXEL, aku nggak perlu pergi ke agen dan barang ter-tracking dengan baik. Sayangnya, baru tercover area Solo Kota aja, sedangkan aku ada di Sukoharjo. Jadi kalau mau kirim paket, aku harus ke Solo deh :D

PAXEL tidak mengandalkan tempat fisik untuk menerima barang kiriman dari konsumen. Paxel juga mengembangkan metode Locker untuk melakukan pengiriman barang sehingga nggak butuh ruangan besar dan hemat tempat untuk logistik. Selain itu, PAXEL ini kental banget dengan tone KEBAIKAN. PAXEL percaya kalau berbuat baik itu nggak harus menunggu bisnisnya besar dulu atau sukses dulu. PAXEL bekerja sama lho sama Rumah Harapan Indonesia dalam hal #AntarkanKebaikan. Jadi kalau teman-teman ingin mendonasikan buku atau barang apapun yang bermanfaat untuk anak-anak di Rumah Harapan Indonesia, teman-teman bisa menitipkannya secara GRATIS lewat PAXEL.

Mau coba kirim lewat PAXEL?


Minggu, 25 November 2018

November 25, 2018

Gemini yang Adaptable tapi Perfeksionis dan 4 Fakta Lainnya tentang Bella Zadithya

Masih berlanjut dengan #BPN30DAYCHALLENGE2018 dengan tema 5 Fakta Tentang Diri Sendiri. Ehm..ehm… Sebentar saya siapkan mic kenarsisan saya dulu yah!




GEMINI BERGOLONGAN DARAH A, ENFP dan SANGUINIS 

Aku punya kepribadian yang bertolak belakang, perfeksionis/terorganisir dan juga spontaneous. Hal itu tercipta dari zodiac-ku yang gemini, seorang ENFP sanguine dan golongan darahku yang A. Awalnya aku merasa frustasi, kenapa sih aku tuh bisa sangat spontan tapi kalau nggak berjalan sesuai rencana bisa kesel abis. Setelah aku telaah, ya itulah penyebabnya. Huhuhu, sulit yhaa… 


SEORANG EMPATH 

Empath adalah mereka yang memiliki kepekaan tinggi terhadap perasaan orang lain, bisa merasakan perasaan orang lain itu di dalam dirinya.



Awalnya aku tidak tahu soal ini, tapi menyadari ketika setiap aku memberikan seminar, badanku langsung tidak enak. Pernah suatu ketika, peserta seminarnya banyak banget dan setelah itu aku masih diskusi berat sama beberapa pesertanya. Selesai acara ketika diajak makan oleh panitia, aku cuma bisa makan 2 sendok saja dan setelah itu muntah-muntah parah. Hell, what’s wrong with me. Sampai akhirnya aku menemukan test yang mengatakan ternyata aku ini seorang empath, bisa menyedot emosi berbagai macam orang di dalam diriku dan merasa sangat kelelahan kalau harus berada di depan banyak orang terutama untuk ngomong. Ada bagusnya ada buruknya sih. Bagusnya, aku bisa meng-influence mood orang-orang di sekitarku (kalau lagi sehat). Tapi buruknya, aku perlu re-charge dalam waktu cukup lama setelah aku bertemu banyak orang.



TIDAK BISA MINUM SUSU DAN KOPI

Aku nggak bisa minum susu karena bikin jerawatan. Juga nggak bisa minum kopi karena pernah overdosis kafein. Selain itu, aku pernah baca bahwa orang empath memang nggak bisa mengkonsumsi hal-hal tinggi kafein seperti kopi dan soda karena kafein memiliki efek untuk membuat tubuh seorang empath jadi lebih anxious dari biasanya.



PECINTA WARNA PINK 

Sounds so childish? Sounds so girly? Souns so njijiki? Aku nggak tahu kenapa ya warna pink itu warna yang mudah sekali diolok-olok. Kayak warna yang dosa gitu lho… ih pake warna pink… Padahal aku suka banget warna ini. Tadinya aku malu, but pada akhirnya aku embrace warna pink karena warna ini somehow paling mudah di tangkap oleh mataku. Kalau nyari benda di kegelapan dan warna bendanya itu pink, pasti mudah banget ketemu. Tapi biar nggak terlihat childish, biasanya aku mencampur warna pink dengan hitam, atau milih hot pink. Ngomong-ngomong aku juga suka grup BLACKPINK karena yeah, aku suka Black dan PINK. 

A GEEK 

Baca komik dan webtoon tiap hari. Nonton serial dan movie regularly. Main game, kadang-kadang. Dan biasanya nggak cuma baca, nonton dan main, tapi cari tahu semua hal yang lagi aku baca, tonton dan mainin. Sangat geek.. hehe. Current fave serial masih Game of Throne dan nunggu 2019. Musik lagi suka BlackPink dan P!ATD. Komik yang aku ikutin masih Boruto dan Akatsuki no Yona, juga msih baca webtoon Siren's Lament dan Lore Olympus. Kalau celeb-crush masih Kristen Stewart, Benedict Cumberbatch dan banyak si... Ups, keterusan yha..

Nah itulah 5 Fakta tentangku. Yap, akhirnya istiqomah ikutan #BPN30DAYCHALLENGE2018.

Ada yang geek seperti aku juga? Would love to meet and know you!

Sabtu, 24 November 2018

November 24, 2018

Berkarir Sebagai Social Media Specialist


Tentang Media Sosial? Hmm... Aku sempat bingung mau bahas apa lagi nih kalau ngomongin Media Sosial saking seringnya ngomongin hal ini baik di kantor maupun di seminar yang aku isi.

Ya, pekerjaanku di Digital Advertising dengan specialized sebagai Social Media Strategist bikin aku harus berurusan dengan Media Sosial 24/7. Jadi aku akan share aja deh rasanya kerja pakai media social secara serius sampai tida kenal apa itu libur.




THAT PAUSE WHEN PEOPLE ASK YOU ABOUT YOUR JOB

“Wah lama nggak ketemu, sekarang kerja di mana?”

emm anu….” *long pause sebelum nyebutin posisi*

Sering banget kan kita ketemu kerabat atau teman lama atau siapapun lalu ditanya kerja di mana. Awalnya sih pengen langsung jawab Social Media Strategist atau Social Media Specialist. Tapi…

“Ohhh… Admin Olshop yah.”

Engga gituu om, tante dan sobat-sobat sekalian…. Kalau admin olshop mah, kayaknya nggak sampe deh ngebedah insight dan algoritma segitunya, ngejar momentum kek ngejar ketinggalan pesawat dan lain sebagainya. Tapi kalau dijelasin, waduh mereka makin pusing, jadinya…

“Iyah.” dengan tersenyum maksa.

Tapi itu mungkin 2 tahun yang lalu ya, sekarang orang-orang makin butuh apa yang namanya Digital Marketing. Jadi menjelaskan jenis pekerjaan ini pun sekarang lebih gampang. Namun, tentu saja bagi generasi Baby Boomers jenis pekerjaan ini masih dianggap pekerjaan sepele dan sangat gampang. “Tinggal post-post doang” katanya.


BANYAK HAL YANG HARUS DIPELAJARI

Menulis, desain dan baca statistic rasanya menjadi skill wajib. Kalau teman-teman blogger sudah terbiasa dengan ini, kuyakin akan mudah mempelajari skill untuk menjadi seorang Social Media Strategist. Ditambah nanti pengetahuan soal perancangan komunikasi, psikologi konsumen, tren pasar, marketing, strategi pemasaran, creative writing, fotografi, videografi… Bentar-bentar, kok banyak ya? Yap! Ini salah satu karir yang bikin kita belajar dan belajar terus. Belum lagi kalau kita megang banyak klien dengan berbagai bidang bisnis. Kudu siap belajar bisnisnya klien. Akupun pernah belajar soal otomotif dan mengenal bagian-bagian daleman motor demi menjalani pekerjaan ini. Seru banget!


UP AND DOWN WITH THE ALGORITHM

Kemarin sempet rame ya kalau Instagram punya perubahan algoritma dan berpengaruh ke personal, selebgram maupun pebisnis di Instagram. Bagi teman-teman yang bekerja di ranah media social, hal ini sudah terjadi berkali-kali dengan facebook dan twitter. Emang, perubahan ini bikin data statistiknya terjun bebas dan cukup bikin puyeng untuk cari jalan keluarnya. But we managed it. Tetep aja ada jalan keluarnya.


LIBURAN, TAHUN BARU TAPI KERJA? SUDAH BIASA

Biasanya, kalau sedang ada momentum, liburan atau tahun baru, social media specialist malah dapat tugas tambahan karena saat itulah social media sedang rame. Beberapa tahun terakhir ini aku tidak melewatkan tahun baru dengan keluar dan hura-hura, lihat kembang api misalnya. Tapi online buat post “HAPPY NEW YEAR”. Yeah, that’s a life for me… *cheers*.


JADI DAPAT KESEMPATAN UNTUK SHARE DI DEPAN BANYAK ORANG

Pekerjaanku sebagai Social Media Specialist bikin aku punya kesempatan untuk sharing di mana-mana. Awalnya aku melakukan ini dengan sangat nervous dan ancur. Karena sudah beberapa kali diundang, akhirnya aku memutuskan untuk serius belajar jadi speaker dengan ikutan kelas public speaking di SWARAGAMA training center. Setelah itu, mencoba menyelenggarakan sendiri bersama teman, daaaann, dari situ muncul banyak tawaran. Well it ain’t bad, right?

Teman-teman tertarik untuk berkarir di dunia social media? Simak artikelku tentang macam-macam karir di social media juga ya!

Jumat, 23 November 2018

November 23, 2018

Cewek-cewek Blogger, gabung yuk di Komunitas Blogger Perempuan!


Ketika memutuskan untuk serius ngeblog (serius nggak bikin-hapus blog maksudnya), aku tahu bahwa aku harus masuk ke suatu komunitas blogger, biar stay istiqomah. Aku pernah join di komunitas blogger yang kebanyakan cowok dan aku merasa kurang welcome ketika mau belajar karena aku seorang cewek, somehow aku merasa bahasanya beda ketika tanya ke cowok yang tidak dikenal. Nggak enak gitu lhooo...

Jadi aku mencoba googling dengan keyword “Komunitas Blogger Perempuan” dan nemulah Blogger Perempuan Network. Sungguh nama komunitas yang sangatlah SEO, sodara-sodara! *clapclapclap*


Aku tergolong anggota yang role-nya sebagai silent reader doang karena merasa belum rajin ngeblog. Jadi jujur, belum merasakan kegiatan khususnya Blogger Perempuan Network.

Harapannya dengan ikut komunitas ini, aku bisa mendapatkan :

1. Pengetahuan baru soal blogging.
Walaupun aku kerja di ranah digital marketing, blogger punya tips-tips tersendiri lho untuk mengurus blognya. Itu bukan ilmu yang sembarangan dan mungkin akan susah didapatkan kalau kita tidak mencoba untuk join di komunitas.

2. Menambah kenalan baru.
Meski mungkin kenalnya hanya lewat online, tapi aku percaya pertemanan yang dibangun tulus meski melalui media online juga bagus. Been there done that. Blogger Perempuan Network ini banyak banget kan membernya, kita jadi kenal banyak orang.

3. Terinspirasi.
Nah, ini nih. Baik pengurus maupun member, pastinya inspiring banget. I love to know and get inspired begitu kenal dan ngikutin banyak orang-orang keren ini.

Plus, dengan adanya challenge ini, aku harap aku jadi lebih aktif, bisa berpartisipasi dan mungkin berkontribusi juga untuk Blogger Perempuan Network.

In Participation to BPN 30 Day Blog Challenge by Blogger Perempuan Network. Let’s grow our writing & blogging skill by joining Blogger Perempuat Network!

Kamis, 22 November 2018

November 22, 2018

Geekgirl? Apa itu?


Udah berapa kali ya aku ganti-hapus blog? Dan berapa kali aku ganti tema dan persona? Mungkin nggak kehitung. Pada akhirnya, sering-sering ganti-hapus blog itu bikin posisi blogku nggak kemana-mana. Ya segitu-gitu aja karena sering start over. Jangan ditiru ya LOL. 

Masa pencarian jati diri untuk blog akhirnya berakhir setelah aku merenungkan banyak hal. Bertapa mungkin lebih tepat ya. Wkwk. Karena sebagai cewek berbintang Gemini, sulit sekali menentukan keputusan untuk diri sendiri ketika di dalam otakku ada dua hal yang bersebrangan, aku kadang merasa diriku sangat feminine dan terkadang sangat masculine. Aku suka baca dan menulis hal-hal berbau perempuan seperti kecantikan tapi aku juga suka membedah hal-hal yang lebih banyak digeluti oleh cowok-cowok yaitu game, film dan teknologi. Akupun bingung, gimana caranya ya aku bisa nulis soal hal-hal berbau wanita tapi tetap bisa nulis soal game atau teknologi? Secara aku kerja kan di dunia digital juga. 

Lalu aku teringat beberapa komentar orang tentangku. Biasanya kalau ada yang kenal aku pertama kali, mereka bakalan mikir aku cewek yang ‘Cuma sebatas….(blablabla)’. Tapi, ketika kita engage ke depper conversation, biasanya mereka kaget karena aku cukup ngerti beberapa hal yang mereka nggak sangka aku ngerti juga, bahkan di beberapa bidang aku bisa tahu hal-hal trivial yang nggak mereka tahu (nggak ngerti lagi deh aku emang terlalu kepo atau gimana). Terus berujung ke komentar “wah ternyata kamu ngerti juga ya hal ginian..kupikir kamu tipe cewek yang blablabla”, sampai pada seseorang nyeletuk “wah ternyata kamu geek juga ya”. 

Geek. YESH! 

Mungkin itu kata yang tepat buat menggambarkanku. Aku juga teringat ketika ada raker kantor dan manajer divisiku mengenalkan masing-masing timnya secara personal, dan dia menggambarkanku dengan persona cewek kantoran geek pakai kacamata (karena kalau mode kerja emang aku pakai kacamata gitu). 

what a nerd...

So yeah, I’m embracing my geekness. Kadang tu kan geek adalah sebutan buat mereka yang terlalu pintar, nerd abis dan culun abis. Somehow aku dianggap seperti itu juga sama mereka-mereka yang mayoritas. Awalnya sih malu dan nggak mau ngebuka kalau aku adalah cewek geek. Tapi lama kelamaan, aku ngerasa "fvck it, this is me…" dan aku tidak merugikan orang lain dengan sifat geek ini.” So, now I’m embracing it.


Karena tetap pengen ngomongin kecantikan, akhirnya aku tambahkan kata GIRL setelah kata GEEK, menjadi GEEKGIRL. Ternyata, walaupun kecantikan itu hal yang terlihat simple, skincare juga memerlukan ke-geek-an yang luar biasa. Geekgirl sendiri sudah didefinisikan oleh netizen melalui Urban Dictionary dan aku setuju sih sama artinya hihi.



Jadi, kalau ditanya genre blog-nya apa, hmm, aku agak susah menjawab karena kalau beauty juga nggak beauty-beauty amat, kalau lifestyle juga nggak lifestyle-lifestyle amat, dan kalau teknologi juga engga. I think lebih cocok disebut sebagai Personal Blog atau Journal. 

Welcome to Bella Zadithya, Journal of a Geekgirl! ^_^

In Participation to BPN 30 Day Blog Challenge by Blogger Perempuan Network. Let’s grow our writing & blogging skill by joining Blogger Perempuat Network!

Rabu, 21 November 2018

November 21, 2018

Tema Blog Favorit di Tahun 2018


Ahh, sungguh pertanyaan yang sangat personal. Agak-agak bingung ketika ditanyain soal tema blog yang disukai, karena hampir setiap jenis blog kulahap wkwkwk. Aku juga meyakini kalau kutermasuk orang yang sulit suka terhadap satu blog tertentu. Tapi begitu suka, aku jadi sering visit dan sering berinteraksi. Gitu emang anaknya, sulit jatuh cinta tapi setia. 

Tapi coba deh aku breakdown, rata-rata blog jenis apa sih yang aku visit dan subscribe? 

1. Beauty Blog 
Jelas sekali, karena sebagai wanita aku perlu sekali baca-baca dan belajar soal kecantikan dari fellow woman. Apalagi yah, sekarang ini industri kecantikan makin hotz dan makin banyak produk kecantikan yang beredar. Baca review produk menjadi hal yang wajib dilakukan sebelum membeli. Bahkan dari sini bisa keracunan untuk nyoba suatu produk. Nggak heran juga, blog tipe ini juga mudah banget mendapatkan traffic. Nggak percaya? Coba deh :D 

2. Lifestyle Blog. 
Ketika ngomong soal lifestyle blog, agak-agak cringe gitu nggak sih? Karena arti lifestyle itu luasssss. But, lifestyle blogger tetap jadi jujuganku ketika sedang mencari inspirasi tertentu. Isinya yang gado-gado kadang malah bikin aku menemukan hal-hal baru. So, buat yang merasa blognya masih gado-gado, gapapa, kalian punya penggemar di sini *blush*.

3. Personal Blog 
Nah ini yang paling favorit. Personal Blog. Eits, tapi bukan berarti isinya curhatan mulu ya. Personal Blog yang aku sebutin adalah blog yang benar-benar mengacu pada personal branding si pemilik blog, biasanya dia memiliki niche yang unik. Misalnya seperti Lippie Lust yang fokus punya blog lip swatcher atau Om Henry Manampiring yang banyak ngomongin hal-hal baru dari pemikiran dia. Blog jenis ini heavy atas identitas sang pemilik namun masih banyak hal yang bisa kita petik dari beragam postnya. Nggak masalah dan aku malah jauh lebih suka yang kental akan personal touchnya begini. 

Itu tadi beberapa tema blog yang aku sukai. 

Kalau tema blogku apa nih yaa? Aku menggunakan jenis yang ketiga di atas, personal blog. Nah cerita lebih lanjut soal apa temanya, kenapa milih nama blog ini dan sebagainya? Kita bahas di postingan berikutnya.

In Participation to BPN 30 Day Blog Challenge by Blogger Perempuan Network. Let’s grow our writing & blogging skill by joining Blogger Perempuat Network!

About

authorHi There! Thanks for visiting my blog. You can call me bella.
Learn More →



Newsletter